g Animal Medicine
Harga- 1000G
Untuk mengobati penyakit hewan peliharaan. Bisa dibeli di Yodel Ranch atau Poultry Farm.
g Bell
Harga- 500G
Untuk memanggil ternak keluar atau ke dalam kandang. Lebih mudah kan daripada mendorong-dorong mereka ke sana sini. Beli dari Blacksmith (si Saibara).
g Blue Feather
Harga – 1000G
Untuk melamar gadis yang parameter perasaannya (gambar heart) merah. Beli di Supermarket. Read the rest of this entry »
Diceritakan di hari pembalasan kelak, ada seorang hamba Allah yang sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah.”Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu.”"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa.” jawab malaikat.
Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segala penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yang sedang berdiri. Di situ hanya ada dia sendirian. Makanya ia pun menyanggah,
“Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Disini tidak ada siapa pun kecuali aku dan suaramu.”
“Inilah saksi-saksi itu,” ujar malaikat.
Tiba-tiba mata angkat bicara, “Saya yang memandangi.”
Assalamu’alaikum wr.wb.,
Teman-temanku, para pejuang masa depan, inilah persembahan pertamaku untuk kalian. Semoga artikel ini bisa membuka hati kita bahwa betapa luasnya negeri ini, betapa luar biasa orang-orang yang akan menjadi partner kita di masa depan dalam membangun negeri ini. SELAMAT MEMBACA!!!
Riana Helmi Dokter Termuda Indonesia
By Republika Contributor
Minggu, 24 Mei 2009 pukul 14:37:00 Read the rest of this entry »
Suatu hari, seorang anak bertanya kepada ibunya, “Ibu, mengapa ibu menangis?”
Ibunya menjawab, “Karena ibu adalah perempuan, nak.” “Saya tidak mengerti ibu,” kata si anak. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kau memang tak akan mengerti…”
Kemudian si anak bertanya kepada ayahnya. “Ayah, mengapa ibu menangis?” “Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas,” sang ayah menjawab. “Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan.”
Si anak membesar menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa perempuan menangis? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, “Ya Allah, mengapa perempuan mudah menangis?” Dalam mimpinya dia merasa seolah-olah mendengar jawapannya: Read the rest of this entry »
VIVAnews – Jika Anda baru membeli ponsel Migphone IM3 Groove, yakni paket ponsel bundel Indosat M3 dan Huawei U1280, mungkin Anda tahu bahwa ponsel ini juga dapat berfungsi sebagai modem untuk menunjang aktivitas mobile Anda sehari-hari.
Namun, sebagai petunjuk atau sekedar arahan, bagi Anda yang belum mengerti tentang bagaimana cara memanfaatkannya sebagai perangkat modem, berikut langkah-langkahnya:
1. Sambungkan ponsel dan laptop dengan menggunakan kabel data mini USB yang tersedia.
2. Setelah ditancapkan, diamkan sebentar, akan muncul Huawei PC Options (lihat gambar).
3. Klik Huawei Mobile Connect via the phone, lalu biarkan modem Anda melakukan auto install hingga muncul gambar di bawah.
4. Pada gambar di atas, terdapat pilihan untuk merestart, Anda klik Yes.
5. Setelah start up kembali, lepaskan (unplug) modem secara aman (safely remove), lalu disambungkan kembali.
6. Biarkan ponsel melakukan konfigurasi ulang, sekaligus menginstal program DialUp sampai selesai.
7. Gambar menandakan program DialUp telah rampung diinstal. Ini juga ditandai dengan munculnya shortcut aplikasi di Desktop. Kemudian, akan muncul kembali window permintaan untuk merestart. Klik Yes.
8. Setelah start up Windows, Anda tak perlu mencabut (unplug) modem. Klik DialUp yang tersedia di desktop, lalu DialUp akan beroperasi seperti gambar ketiga di atas. Pilih Indosat Durasi Based, kemudian Connect. Anda sudah bisa menikmati layanan Mobile Internet dengan menggunakan Huawei U1280 untuk seterusnya.
Menjalankan DialUp, atau perangkat Huawei U1280 sebagai modem, tidak memakan memori laptop Anda terlalu banyak. Program DialUp.exe hanya memakan memori sekitar 4,744 K.
Jika Anda ingin melihat statistik penggunaan Anda, baik per hari, per bulan, bahkan per tahun, Anda bisa mengklik tab Statistics di sebelah kiri atas seperti di bawah ini.
Dari hasil ujicoba kecepatan di beberapa lokasi, termasuk di kawasan Menteng dan Kebayoran Baru, bundel Huawei U1280 dan IM3 mampu menyuguhkan kecepatan stabil antara 100-150Kbps. Kadangkala bisa menyentuh 250-300 Kbps, akan tetapi itu jarang terjadi, hanya di waktu dan jam-jam tertentu.
Sementara jika diujicoba dengan membuka website, kecepatan akses menjadi relatif, tergantung website yang akan dibuka. Berikut ini hasil uji coba kami membuka beberapa situs di Internet:
cerita dari seorang teman tersayang terakrab..hehe
ada banyak pelajaran neh.. saya mpe skarang baru tau smw itu…
Suatu hari, seorang anak bertanya kepada ibunya, “Ibu, mengapa ibu menangis?”
Ibunya menjawab, “Karena ibu adalah perempuan, nak.” “Saya tidak mengerti ibu,” kata si anak. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kau memang tak akan mengerti…”
Kemudian si anak bertanya kepada ayahnya. “Ayah, mengapa ibu menangis?” “Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas,” sang ayah menjawab. “Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan.”
Si anak membesar menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa perempuan menangis? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, “Ya Allah, mengapa perempuan mudah menangis?” Dalam mimpinya dia merasa seolah-olah mendengar jawapannya:
“Saat Ku ciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, dan bahu itu juga cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
“Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila dia telah membesar.
“Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.”
“Ku berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah.”
“Kuberikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam apapun keadaan dan situasi. Walau sering kali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak-anaknya yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.”
“Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sukar dan menjadi pelindung baginya. Sebab tulang rusuk adalah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak.”
“Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.”
“Dan akhirnya, Kuberikan wanita air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat dia gunakan bila-bila masa pun dia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, karena sebenarnya air mata ini adalah “air mata kehidupan.”
mungkin ada yang pernah membaca ini tapi mungkin ada yang harus membaca ini…. sebuah kisah motivasi yang mungkin menjadi sebuah pilihan bagi kamu yang sedang mempunyai masalah dan mungkin bisa tahu apa yang harus dilakukan….
selamat membaca…n_n
suatu hari Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.
Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api.
Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api.
Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.
Lalu ia bertanya kepada anaknya, “Apa yang kau lihat, nak?””Wortel, telur, dan kopi” jawab si anak. Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.
Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas. Setelah itu, si anak bertanya, “Apa arti semua ini, Ayah?”
Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi ‘kesulitan’ yang sama, melalui proses perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.
Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.
“Kamu termasuk yang mana?,” tanya ayahnya. “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?” Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.”
“Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan maka hatimu menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?.”
“Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.”
“Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.”
“Ada raksasa dalam setiap orang dan tidak ada sesuatupun yang mampu menahan raksasa itu kecuali raksasa itu menahan dirinya sendiri”