RSS

kisah seorang ibu buta sebelah mata dan anak yang mendurhakainya (BACA>>>!!!)

15 Nov

Ibuku hanya punya satu mata, aku benci dia… dia begitu memalukanku. Dia memasak untuk murid dan guru guna mencukupi kebutuhan keluargaku. Suatu hari saat aku di sekolah dasar, ibu mendatangiku dan mengucap salam padaku, aku begitu malu saat itu, bagaimana dia bisa melakukan itu padaku di depan teman-temanku?! Aku abaikan dia dan melemparkan pandangan benci padanya sambil berlari. Esok harinya, salah seorang teman kelasku mengejekku dengan mengatakan ” Eeee, ibumu hanya punya satu mata…! ” Aku malu sekali dan ingin mati rasanya, aku juga ingin ibuku pergi dari kehidupanku. Aku bertengkar hebat dengan ibuku dan kukatakan padanya kalau ibu hanya jadi sumber bahan tertawaaan teman-temanku, mengapa ibu tak mati sa ! Ibu tak menjawab … !!!

Aku sama sekali tak mau berpikir tentang apa yang kukatakan , karena aku sangat marah padanya, aku tak perdulikan apapun perasaan dia, aku ingin keluar dari rumah itu … !! jadi aku belajar dengan keras agar aku mendapat kesempatan belajar di luar negeri, kemudian aku menikah, ku beli rumah. Aku punya anak dan aku hidup bahagia.

Suatu waktu ibu mengunjungiku. Dia bertahun-tahun tak melihatku dan bahkan belum pernah bertemu cucu-cucunya. Ketika ibu berdiri di depan pintu, anak-anakku mentertawakannya. Aku berteriak padanya ” Betapa beraninya kamu datang kerumahku, dan menakut-nakuti anakku. PERGI DARI SINI SEKARANG !! ” Ibuku menjawab perlahan ” Maaf… saya salah alamat “. Dan diapun pergi.

Suatu waktu, ada undangan reuni di kirimkan ke rumahku, jadi aku berbohong pada istriku, ku katakan bahwa aku ada tugas ke luar kota. Usai reuni, aku mampir kekampungku untuk sekedar rasa ingin tahu. Salah seorang tetanggaku mengatakan bahwa ibuku telah meninggal dunia. Aku tak terharu atau meneteskan air mata … ! Tetanggaku itu menyerahkan sepucuk surat dari ibu untukku.

“Anakku tersayang, aku memikirkanmu setiap waktu. Maafkan aku datang ke rumahmu dan membuat takut anak-anakmu. Aku sangat gembira ketika ku dengar kau akan datang ke reuni, tapi sayangnya aku tak bisa bangkit dari tempat tidur untuk melihatmu. Maafkan aku yang membuat malu saat kita masih bersama. Ketahuilah anakku…. ketika kau masih kecil, kau mengalami kecelakaan yang membuatmu kehilangan matamu. Sebagai ibu, aku tak bisa berdiam diri membiarkanmu tumbuh dengan satu mata saja, jadi aku berikan satu mataku padamu. Aku sangat bangga pada anakku yang telah memperlihatkanku dunia baru untukku di tempatku, dengan mata itu. Bersama Cintaku …. Ibumu …..”

Epilog

Kisah di atas, sengaja aku tulis kembali untukmu, sahabatku…kisah yang membuat bulu kudukku bergidik ngeri. Ngeri membayangkan seorang ibu yang didurhakai anaknya sendiri, anak yang pernah dikandungnya sembilan bulan, anak yang telah rela membuat dirinya memberikan sebelah matanya hanya untuk kebehagiaan anaknya. Ah, ibu…betapa mulianya jiwamu. Betapa agungnya cintamu. Jika kisah di atas adalah fakta, biarlah ia hanya terjadi sekali saja. Semoga bukan kita… dan  kitapun jadikan ini   pelajaran…

Maka,untuk  Ibuku masih setia menantiku dalam doa-doa panjangnya. Mengalirkan derap-derap dzikir pada helai angin yang berhembus. Malam-malam yang lelah selalu dilaluinya dengan tabah. Embun kian merembes basah. Dan ibu masih terpekur di atas sajadah, memandangku dengan tatapan resah….

Ah, Ibu…maafkan segala khilafku ….

(kalo bisa..tolong disebarkan ya… agar banyak orang yang mungkin akan sedikit tergugah hatinya dan tdk menyepelekan kasih sayang orang tua…n_n makasih)

 
26 Comments

Posted by on 15/11/2009 in Lesson

 

Tags: ,

26 responses to “kisah seorang ibu buta sebelah mata dan anak yang mendurhakainya (BACA>>>!!!)

  1. Qira misaki

    15/11/2009 at 3:13 AM

    berkomenter ya…

     
  2. liani

    15/11/2009 at 3:56 AM

    subhanallah ksah’y, smga jd bhan plajaran wat qt smua ya…

     
  3. Qira misaki

    15/11/2009 at 4:13 AM

    menyntuh hati banget ya…

     
  4. chocolita

    15/11/2009 at 4:28 AM

    chocolitachocolate

     
  5. chocolita

    15/11/2009 at 4:29 AM

    chocolitachocolate : test.test.test. Ngeek . .

     
  6. magister

    15/11/2009 at 5:23 AM

    hiks..hiks…

    maafkan Q ibuku… kau adalah yang Q sayangi seumur hidupku…

     
  7. viekawaii

    15/11/2009 at 6:54 AM

    waa.. T.T kisah yg mngharukan…

     
  8. Hinano Chocolate

    15/11/2009 at 7:18 PM

    Tak bisa dipungkiri, malu rasanya .
    Inginku geser rasa malu itu sedikit saja agar berani mencuci kedua kaki manusia mulia bernama ibu itu dgn tanganku sndiri .

    Ingin jadi amanah terindah yang pernah kau miliki .

    Sayang dirimu, ibu . .

     
  9. Wida

    16/11/2009 at 8:53 AM

    wah….
    sedihhhhh….
    keren bgt

     
  10. novie

    16/11/2009 at 9:22 AM

    itulah….
    seorang Ibu…
    rela berkorban demi anaknya…
    I LOVE U MOM…

     
  11. Tami

    16/11/2009 at 9:48 AM

    Tunjukan jalan yg paling terbaik sekali agar aq menjadi anak yg sholeha..

     
  12. rizki

    16/11/2009 at 10:01 AM

    hohohoho…..
    smph!! malu w bc’a, i love ibu,,
    kren bgt nii,,

     
  13. fubuki atsui

    16/11/2009 at 11:19 AM

    subhanallah..,

    tiada upaya ,..
    dari penciptaan Allah SWT..,

    Dia Lah..,
    Maha SegalaNya..,

    afwan ya..,
    ALLAH

    afwan ya..,
    ummi..,

     
  14. iqtidassunnah

    16/11/2009 at 11:30 AM

    maka tak salah jika d katakan surga itu d telapak kaki ibu ..
    kisah’a mengharuka sekali T.T

     
  15. NaY ajAHh

    17/11/2009 at 10:58 AM

    TiaDa kta 5Lain 5yuKrn y r0bb .. KAu tlah mMbrikn ibU yg bgTu mNciNtaikU … Ku mnYAyang!Nya … Lindung! DY slalu y raBb … Sg6uh mYentUh hati … Thankz daH ngRimN KSah NUi yuA …

     
  16. abayz el himma

    20/11/2009 at 10:35 AM

    Sangat mengintrospeksi…
    & membuat bulu kuduk berdiri…
    terasa malu diri ini,,
    begitu besar kasih sayang dan pengorbanan yang telah oorang tua kita berikan
    (khususnya seorang Ibu!)

    Tapi..

    apa yang selama ini kita perbuat???
    hanya kekecewaan….
    demi kekecewaan yang kita berikan…

    Walau pun Ibu kita takkan mengatakan kecewa pada diri kita…

    Tapi malulah seharusnya kita…
    Darah yang mengalir dalam tubuh ini…
    Keringat yang keluar dari tubuh…

    semuanya bersumber dari air susunya…!?

    sembilan bulan…
    kita membebaninya…
    mengambil sebagian asupan makanannya…

    masihkah sekarang kita harus masih membebaninya???!

    tahukah kalian sahabat…
    seorang Ibu memang seorang makhluk yang begitu ajaib!!!

    do’a begitu di ijabah…
    dan…
    bila air mata seorang Ibu jatuh di permukaan bumi…
    maka ketahuilah!?
    Arsy Allah SWT BERGUNCANG!!!

    dan..
    bila saat itu Beliau (Ibu) berdo’a..
    maka seluruh malaikat mengamininya!

    Sadar lah SAhabat!
    segeralah memohon maaf pada beliau!!!

    bila perlu basuhlah kakinya!!!
    sebagai bukti pengabdian & kasih sayang kita,
    pada beliau…

    IBU…

     
  17. Qira misaki

    20/11/2009 at 10:50 AM

    semakin banyak yang berkomentar semakin senang saya..karena smw ini tersebar ke yang lain… dan saya juga jd agak terharu dgn smw komentar….

     
  18. Qira misaki

    20/11/2009 at 10:53 AM

    tolong bantu sebarkan juga ya agar bisa dibaca banyak orang……

     
  19. 2nd L

    20/11/2009 at 11:02 AM

    Wah…., ini betul2 plajaran brarti buat saya k”…..saya senang sdh membacanya, mdh2an saya gk sperti itu dan bs menerima org apa adanya……thanks ya k” dah ngasi tau crita ini, saya berharap bs mnjadi lbh baik dr skrg, apalagi apa yg tlah saya prbuat pd ibu saya……GBU !

     
  20. AHMAD

    20/11/2009 at 12:02 PM

    woooooooooww………………………………………………………………………………………

    belum di baca

     
  21. AHMAD

    20/11/2009 at 12:03 PM

    wooooi ris buka blog w,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

     
  22. Ch3_puTrie

    20/11/2009 at 12:54 PM

    SubhaNallah. . .
    Crta nE bgTu m’bRi kaN plJaraN yg bgTu bRhaRga. . . .

    Ya AlLah,,
    jga Lha ibu q dlam sTiaP lngkah@ . Krn haMpa bgtU mEncNtai@ . .

    I luph maM. .

     
  23. rany

    22/11/2009 at 1:56 AM

    inget ibuuuuuuuu………

     
  24. nurul

    22/11/2009 at 2:08 AM

    subhanallah iia
    ternyata pengorbanan seorang ibu itu sangat mulia
    bela-belain mempertaruhkan matanya demi seorang anak yang disayanginya
    dan dicintai
    memang pengorbanan seorang ibu itu tidak akan bisa kita balaz
    dengan materi v qita bisa membalasnya dengan kepatuhan kita terhadap Beliau
    LOV u Mam………….

     
  25. tira

    20/03/2010 at 3:54 AM

    betapa mulia’a engkau ibu….

     
  26. aku

    09/11/2011 at 9:55 AM

    ayo kita hormati ibu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Photo Nature Blog

Nature Photography by Jeffrey Foltice

Just another WordPress.com site

spring of wisdom

wa man yu’ta l’hikmata faqad ūtiya khairan katsīrā

abayzelhimma

let me inspire you

infobogor

Just another WordPress.com site

Rahmat12's Blog

nothing is imposible

The Exceeder

Exceed Everything

maulana_efenar

Just a kid

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: