RSS

-Paku Yang Lekat Di Hati-

28 Nov

“Jangan suka menyakiti hati orang lain dengan kata-kata kita” nasehat seorang ibu kepada anaknya.

“Saya tahu itu salah, bu. Tapi, saya selalu cepat meminta maaf setelahnya. Itu satu kelebihan juga kan, bu?” kilah si anak.

“Tetapi perbuatan kamu itu menyakitkan hati orang lain, anakku,” kata ibu itu lagi.

“Saya rasa tidak, saya tidak sekejam itu. Selepas minta maaf, semuanya berjalan seperti biasa, bu.”

Si ibu berpikir, bagaimanakah cara untuk menyadarkan anaknya dari sifat buruk itu?

“Kalau begitu, kamu ikuti perintah ibu. Moga kamu akan paham maksud ibu nanti.” Tanpa membantah anak itu setuju.

“Begini, setiap kali kamu menyakiti hati seseorang, kamu tancapkan sebuah paku ke dinding ini. Kemudian, setelah kamu meminta maaf, kamu cabut semula paku yang kamu tancapkan itu!”

“Baik, ibu.” Beberapa bulan berlalu, mereka sama-sama menghadap dinding tersebut. “Lihat ibu, mana ada paku yang masih tertancap di dinding itu?” ujar si anak dengan bangga.

“Semuanya telah dicabut. Memang banyak orang yang saya sakiti hatinya, tetapi semuanya telah memaafkan saya setelah saya meminta maaf.”

“Betul kamu sudah minta maaf dan mereka telah memaafkan, tapi sadarkah kamu…?”

“Maksud ibu?”

“Coba kamu perhatikan dinding ini. Semuanya sudah berlubang, rusak dan tak indah lg. Itulah hati-hati yang telah kamu sakiti. Walaupun kamu sudah dimaafkan, tetapi kesan perbuatan buruk itu masih berbekas di hati mereka. Hati yang dilukai ada parutnya, anakku…”

Si anak merenungkan dinding yang berlubang-lubang itu. Sudah tidak indah lagi seperti asalnya.

“Begitukah hati-hati orang yang telah aku sakiti?”

Pelajaran: Meminta maaf adalah perbuatan terpuji. Tetapi berusaha agar kita tidak terpaksa meminta maaf (maksudnya menghindarkan diri daripada menyakiti hati orang lain) jauh lebih terpuji. Ya, luka di hati itu lebih sukar diobati daripada luka di tangan.

 
Leave a comment

Posted by on 28/11/2009 in Lesson

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Photo Nature Blog

Nature Photography by Jeffrey Foltice

Just another WordPress.com site

spring of wisdom

wa man yu’ta l’hikmata faqad ūtiya khairan katsīrā

abayzelhimma

let me inspire you

infobogor

Just another WordPress.com site

Rahmat12's Blog

nothing is imposible

The Exceeder

Exceed Everything

maulana_efenar

Just a kid

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d bloggers like this: